Diah Warih Sukses Pimpin Diwa Foundation, Ungkap Kisah Tragis Jadi Gerakan Sosial

Diah Warih menjadi pembicara di Gedung Sekretariat Bersama Kota Solo, Kamis (16/7).

SOLO,TANPABATAS.CO-Saat menjadi pembicara di acara diskusi puluhan organisasi masyarakat (ormas) Kota Surakarta, Jawa Tengah, pendiri Diwa Foundation, Diah Warih Anjari, beberkan keberhasilannya mengelola dan mengembangkan yayasannya.

Diwa, panggilan akrabnya, mengatakan, ide mendirikan Yayasan Diwa Foundation bermula saat musibah kecelakaan beberapa tahun lalu. Diwa saat itu alami luka parah dan nyaris membuatnya cacat.

Namun setelah pengobatan dan mujizat Yang Kuasa, Diwa pun berhasil pulih. Setelah itu, Diwa berkomitmen untuk membantu para difabel dan kaum marjinal melalui kegiatan Diwa Foundation. Y

“Saat itu, sebagai ujub syukur kepada Tuhan atas anugerah kesembuhan, saya ingin membantu saudara-saudara penyandang disabilitas dan juga warga kurang mampu,” katanya di hadapan perwakilan 45 ormas di Gedung Sekretariat Bersama, Kota Solo, Kamis, (16/07/2026).

Dalam kesempatan itu, Diwa juga berencana aksi bedah rumah untuk salah satu warga Kota Solo.

Hal ini disampaikannya di tengah-tengah menjawab pertanyaan salah satu peserta dalam sosialisasi “Penguatan Peran Strategis Ormas Dalam Mendukung Pembangunan Kota Surakarta Yang Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan” Kamis, (16/07).

“Ini duit pribadi, duit yayasan yang kebetulan foundernya saya. Saya gak pernah melihat proposal. Gak harus pakai proposal tapi alangkah baiknya karena disini kita ada Pemkot Solo ya kita akan bergandengan dengan Pemkot Solo jadi biar melihat warganya seperti apa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surakarta, Agus Santosa menjelaskan bahwa kegiatan ini sesuai dengan tugas Kesbangpol. Yaitu terkait dengan pembinaan fasilitasi dan pengawasan organisasi masyarakat.

“Ini kita lebih pada pembinaan. Memang tidak dipungkiri ormas inikan menjadi mitra pemerintah juga. Jelas harus terkait penguatan wasbangnya tertib administrasi dengan juga wujud konkrit ormas itu sendiri,” katanya.

Agus menyebut total keseluruhan ormas di Solo sendiri ada sekitar 249. Kemudian pada kegiatan hari ini baru ada 45 ormas yang hadir.

“Ini satu ormas, ada 2 pengurus yang kita hadirkan. Nantik ke depan keseluruhan biar antar ormas bisa saling mengenal,” tandasnya. (OBR).

Menarik untuk dibaca

Diah Warih Sukses Pimpin Diwa Foundation, Ungkap Kisah Tragis Jadi Gerakan Sosial

SOLO,TANPABATAS.CO-Saat menjadi pembicara di acara diskusi puluhan organisasi masyarakat (ormas) Kota Surakarta, Jawa Tengah, pendiri Diwa Foundation, Diah Warih Anjari, beberkan keberhasilannya mengelola dan mengembangkan…

Instruksi Prabowo: Evaluasi Total MBG dan Tegaskan Tak Boleh Ada Penyimpangan

JAKARTA,TANPABATAS.co– Presiden Prabowo Subianto beri instruksi eveluasi menyeluruh terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan itu ditempuh sebagai bagian dari upaya memastikan program prioritas pemerintah…

Bagaimana Teknologi Mengubah Pasar Tenaga Kerja Asia Timur-Pasifik?

Teknologi bukan lagi sekadar alat bantu di kawasan Asia Timur dan Pasifik. Robot dan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah wajah pasar tenaga kerja. Ia telah…

Kala Lensa Kamera Menangkap Isu Kesehatan Mental

Di tengah perbincangan isu kesehatan mental oleh remaja dan meningkatnya kasus perundungan, sekelompok fotografer muda di Kota Surakarta memilih untuk tidak tinggal diam. Mereka mengambil…

Cuan dari Komedi Sehari-hari

Tak hanya terbatas di atas panggung, komedi kini merambah dunia digital. Platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok memungkinkan para komika untuk menjangkau audiens yang lebih…

Teknologi Pendidikan hingga Daerah Terpencil

Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam kebangkitan suatu bangsa. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan hal ini dalam berbagai kesempatan, menyampaikan bahwa pendidikan adalah kunci…

Mengenal Micro Creative Business, Peluang Anak Muda di Lautan Kreativitas

Micro creative business mengacu pada usaha skala kecil yang mengandalkan unsur kreativitas, ide orisinal, dan keunikan sebagai inti produk atau jasa. Daripada sekadar memproduksi barang…

Sejauh Mana Negara Bangun Pasar dan Ruang Kerja Insklusif?

Masih segar dalam ingatan, video viral Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewawancarai pemuda penyandang disabilitas fisik berupa dwarfisme (tubuh sangat pendek) bernama Zidan. Pria 20…

Ekonomi Gig Naik Daun

Rp5,1 Triliun Bekal Anak Indonesia Sepanjang Hayat

Masih ada sekitar seperempat anak usia dini di Indonesia yang belum terjangkau layanan PAUD bermutu, sehingga belum memperoleh kesempatan belajar yang setara sejak awal kehidupannya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *