Instruksi Prabowo: Evaluasi Total MBG dan Tegaskan Tak Boleh Ada Penyimpangan

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berpidato saat peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025 (BPMI Setpres)

JAKARTA,TANPABATAS.co– Presiden Prabowo Subianto beri instruksi eveluasi menyeluruh terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan itu ditempuh sebagai bagian dari upaya memastikan program prioritas pemerintah berjalan tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat memimpin rapat terbatas yang membahas penertiban dan penguatan tiga program prioritas nasional, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden meminta evaluasi dilakukan secara menyeluruh, termasuk menindaklanjuti berbagai laporan mengenai pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan.

“Terkait Program MBG, Presiden Prabowo meminta dilakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program, termasuk merespons berbagai laporan yang masuk terkait praktik penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak sesuai ketentuan,” kata Teddy dalam keterangannya, Kamis (16/7/2026).

Menurut Teddy, Presiden menegaskan bahwa seluruh program prioritas pemerintah harus dijalankan secara disiplin, tepat sasaran, dan sesuai tujuan awal yang telah ditetapkan.

Prabowo juga mengingatkan seluruh menteri dan kepala lembaga agar tidak memberi ruang bagi penyalahgunaan program pemerintah.

“Tidak boleh ada pelaksanaan yang melenceng dari tujuan maupun pihak-pihak yang memanfaatkan program untuk kepentingan di luar amanat pemerintah,” ujar Teddy.

Selain membahas MBG, Presiden juga memberikan arahan terkait penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Prabowo meminta Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama tim untuk memfokuskan pembenahan pada peningkatan kualitas pelayanan koperasi sehingga mampu menjadi penggerak utama perekonomian desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di sektor kelautan, Presiden turut meminta percepatan penataan Kampung Nelayan Merah Putih agar kawasan tersebut menjadi lebih produktif, tertata, dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan pemerintah telah mulai melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Menurutnya, pemerintah menargetkan seluruh persoalan yang selama ini menghambat pelaksanaan program dapat dirapikan dalam waktu satu bulan.

“Mengenai MBG, akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan atau penyalahgunaan. Kami minta waktu satu bulan untuk menyelesaikan dan merapikan,” ujar Zulkifli Hasan usai mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Ia menjelaskan pemerintah saat ini sedang melakukan kajian secara mendalam terhadap berbagai persoalan yang muncul selama implementasi MBG sebelum menyampaikan rekomendasi kepada Presiden.

“Setelah itu langkah-langkah berikutnya kami akan laporkan kepada Bapak Presiden untuk diputuskan dan diberi arahan mengenai keputusan akhirnya. Tetapi kami akan mengkaji lebih mendalam selama satu bulan dari hari ini,” katanya.

Zulkifli mengungkapkan sejumlah persoalan yang telah dipetakan pemerintah meliputi dugaan penyalahgunaan program, penetapan titik penerima manfaat, hingga belum tersedianya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sejumlah lokasi yang telah ditetapkan sebagai penerima program.

“Banyak, mulai dari penyalahgunaan, kemudian titik-titik yang sudah layak menerima, lalu banyak titik yang sudah ditentukan tetapi belum ada SPPG-nya,” ujarnya, dilansir dari Liputan6.com.

Melalui kebijakan evaluasi menyeluruh tersebut, pemerintah berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis semakin akuntabel, tepat sasaran, serta mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sesuai tujuan awal program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. (OBR).

Sumber: Liputan6.com

Menarik untuk dibaca

Diah Warih Sukses Pimpin Diwa Foundation, Ungkap Kisah Tragis Jadi Gerakan Sosial

SOLO,TANPABATAS.CO-Saat menjadi pembicara di acara diskusi puluhan organisasi masyarakat (ormas) Kota Surakarta, Jawa Tengah, pendiri Diwa Foundation, Diah Warih Anjari, beberkan keberhasilannya mengelola dan mengembangkan…

Instruksi Prabowo: Evaluasi Total MBG dan Tegaskan Tak Boleh Ada Penyimpangan

JAKARTA,TANPABATAS.co– Presiden Prabowo Subianto beri instruksi eveluasi menyeluruh terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan itu ditempuh sebagai bagian dari upaya memastikan program prioritas pemerintah…

Bagaimana Teknologi Mengubah Pasar Tenaga Kerja Asia Timur-Pasifik?

Teknologi bukan lagi sekadar alat bantu di kawasan Asia Timur dan Pasifik. Robot dan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah wajah pasar tenaga kerja. Ia telah…

Kala Lensa Kamera Menangkap Isu Kesehatan Mental

Di tengah perbincangan isu kesehatan mental oleh remaja dan meningkatnya kasus perundungan, sekelompok fotografer muda di Kota Surakarta memilih untuk tidak tinggal diam. Mereka mengambil…

Cuan dari Komedi Sehari-hari

Tak hanya terbatas di atas panggung, komedi kini merambah dunia digital. Platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok memungkinkan para komika untuk menjangkau audiens yang lebih…

Teknologi Pendidikan hingga Daerah Terpencil

Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam kebangkitan suatu bangsa. Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan hal ini dalam berbagai kesempatan, menyampaikan bahwa pendidikan adalah kunci…

Mengenal Micro Creative Business, Peluang Anak Muda di Lautan Kreativitas

Micro creative business mengacu pada usaha skala kecil yang mengandalkan unsur kreativitas, ide orisinal, dan keunikan sebagai inti produk atau jasa. Daripada sekadar memproduksi barang…

Sejauh Mana Negara Bangun Pasar dan Ruang Kerja Insklusif?

Masih segar dalam ingatan, video viral Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewawancarai pemuda penyandang disabilitas fisik berupa dwarfisme (tubuh sangat pendek) bernama Zidan. Pria 20…

Ekonomi Gig Naik Daun

Rp5,1 Triliun Bekal Anak Indonesia Sepanjang Hayat

Masih ada sekitar seperempat anak usia dini di Indonesia yang belum terjangkau layanan PAUD bermutu, sehingga belum memperoleh kesempatan belajar yang setara sejak awal kehidupannya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *